Surga Terpencil Dibukit Kuta Malaka
Pada 9 April yang lalu, kami melakukan perjalanan ke Kuta Malaka daerah samahani, Aceh Besar. Tujuan kami ingin mencari surga terpencil yang terletak di bukit Kuta Malaka. Yaa, Pastinya Air Terjun Kuta Malaka, siapa yang tidak kenal dengan air terjun Kuta Malaka ini.
Tentunya masyarakat kota Banda Aceh- Aceh Besar sudah mendengarnya, bahkan sudah tidak asing lagi bagi mereka. Bagi Treveller di sebagian daerah juga sudah menggunjungi tempat ini. Tapi masih disayangkan juga, banyak orang-orang di berbagai provinsi yang masih belum mengetahui keberadaan air terjun Kuta Malaka di daerah Aceh Besar tersebut.
Kami melakukan perjalanan dari kota Banda Aceh ke Kuta Malaka sekitar 45 kilometer dengan menggunakan sepeda motor. Selama perjalanan terlihat pemandangan sawah yang menghijau terbentang di sisi kiri dan kanan. Dari kejauhan tampak juga gunung Seulawah Agam yang berada di sebelah kiri jalan.
Untuk menuju air terjun Kuta Malaka ini, kami perlu melewati berbagai jalan terjal menanjak hingga berkelok-kelok. Kami bersyukur pada saat melakukan perjalanan, hari itu jalan kering dan tidak licin. Tetapi jika musim hujan, jalan akan licin sehingga cukup rawan bahkan kendaraan sampai terperosok di dalam genangan air.
Setelah sampai kami memarkirkan sepeda motor di tempat yang sudah di khususkan. Kemudian kami melakukan jalan kaki, melewati 412 anak tangga yang memang disediakan untuk memudahkan perjalanan. Anak-anak tangga yang kami lalui ini masuk ke dalam hutan, kurang lebih sekitar 200 meter. Saat memasuki hutan dengan melalui anak tangga, terlihat pepohonan rindang yang berada di sisi kiri dan kanan, membuat udara semakin sejuk. Tak kalah pula dengan suara burung dan jangkrik juga sangat merdu seolah menyambut kedatangan kami.
Air terjun Kuta Malaka berasal dari mata air pegunungan, airnya yang begitu jernih pada saat musim kemarau. Air terjun ini memiliki tujuh tingkatan, disetiap tingkatannya memiliki ketinggian berbeda-beda antara 3-6 meter dengan kedalaman rata-rata 1-2 meter dan lebarnya kira-kira 2-3 meter.
Setelah letihnya menuruni ratusan anak tangga, akhirnya lelah kami terbayarkan dengan panorama alam masih sangat alami, hingga kejernihan air yang begitu sejuk di telaga tersebut.

Komentar
Posting Komentar