Manfaat Kurma Saat Buka Puasa
Kurma selalu menjadi makanan berbuka puasa di saat bulan Ramadhan. Dengan mengkonsumsi kurma, kita sudah menjalankan Sunnah yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Namun Rasulullah SAW lebih mendahulukan memakan kurma basah yang baru masak (ruthab) dan meminum segelas susu saat berbuka. Karena kurma dan susu merupakan makanan dan minuman yang kaya dengan lukosa, sehingga dapat menambah kembali energi setelah seharian berpuasa dan juga dapat mengenyangkan. Sebaiknya sebelum shalat magrib tidak makan-makanan yang berlebihan.
“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi shallallahu ‘alayhi wa Sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma muda), jika tidak ada kurma muda (ruthab), maka beliau berbuka dengan kurma (tamar), dan jika tidak ada tamar, beliau meminum seteguk air” [HR. Abu Daud, At-Turmidzi, Al-Hakim, dan lain-lain, hadits ini shahih]
Dari hadits diatas, hendaknya berbuka puasa dilakukan sebelum shalat (menyegerakan berbuka puasa) dengan memakan kurma, sebab terdapat barokah pada kurma. Kurma yang dimaksud adalah ruthab (kurma muda), namun bila tidak ada, maka kurma yang biasa, namun bila tidak ada juga, maka berbuka puasalah dengan air. Meskipun berbuka puasa dengan kurma diperintahkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alayhi wa Sallam, namun hukumnya hanya sunnah (mustahab), bukan wajib.
Manfaat berbuka puasa dengan buah kurma :
Kandungan gula.
Kurma mengandung sejumlah besar gula, berkisar antara 75-87%. Sekitar 55% gula dalam kurma berbentuk glukosa, sedangkan 45% lagi membentuk fruktosa. Dengan sangat cepat, glukosa dalam kurma yang disantap saat berbuka akan berubah menjadi fruktosa, lalu langsung diserap melalui sistem pencernaan untuk menyirami dahaga tubuh akan energi. Khususnya jaringan-jaringan yang memerlukan pasokan tinggi energi, seperti : sel-sel otak, sel-sel saraf, sel-sel darah merah dan sel-sel tulang belakang.
Baik untuk usus Serat
larut air dalam bentuk pektin yang dikandung kurma jauh lebih besar dibanding pada buah-buah lain. Selain itu, kandungan serat dalam kurma dapat bertindak sebagai prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik pada saluran usus besar manusia sehingga dapat membantu pencernaan.
Menambah kebutuhan energi
Kurma untuk Berbuka Puasa terakhir. Makan kurma sebanyak 100 gram dapat memenuhi kecukupan energi harian sebesar 12-15%.
Jadi untuk membantu mengembalikan energi Anda, maka siapkan kurma untuk berbuka puasa. Sebelum menyantap Kurma untuk Berbuka Puasa, kita disunahkan membaca doa berbuka.
Berikut doa buka puasa, dilansir dari laman resmi Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah
“Tuhanku, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Sebab dan kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah. Dan insya Allah pahala sudah tetap".

Komentar
Posting Komentar